Minggu, 08 November 2015

Noise Pada Kamera


Kamera memiliki 3 komponen yang paling penting yaitu Shutter Speed, Difragma lensa dan besaran ISO. Istilah ISO sendiri pada fotografi digital diartikan sebagai nilai sensitivitas sensor menangkap
cahaya. Istilah ISO ini tak berbeda seperti ISO pada era fotografi menggunakan film dimana nilai ISO adalah sensitivitas film yang digunakan. Pada fotografi digital kita dimudahkan dalam menentukan nilai ISO ini dengan hanya memilih lewat menu yang ada pada kamera. ISO pada kamera digital bisa dipilih mulai dari ISO terendah (ISO dasar) hingga ISO tertinggi dengan kelipatan faktor 2 :


ISO 100 - ISO 200 - ISO 400 - ISO 800 - ISO 1600 - ISO 3200 dst

Setiap kamera tentu memiliki sensor berupa chip silikon yang tersusun atas jutaan pixel (tergantung besaran "megapixel" yang dimiliki) yang peka terhadap cahaya. Secara teori pada saat kita melakukan foto, cahaya akan masuk dari lensa dan diterima oleh tiap pixel dari sensor yang kemudian dirubah menjadi besaran sinyal tegangan. Dan sensitifitas dari sensor ini dinyatakan dalam besaran ISO seperti yang sudah mimin sebutkan diatas. Semakin besar nilai ISO maka semakin sensitif pula sensor tersebut dalam menangkap cahaya sehingga foto akan nampak menjadi lebih terang meski menggunakan shutter speed yang rendah.

APA ITU NOISE ?

Noise yaitu istilah dalam dunia fotografi untuk menyebut titik-titik berwarna yang biasanya mengganggu hasil foto sehingga membuat foto menjadi nampak tidak halus. Contoh noise adalah seperti pada gambar dibawah ini :


Noise pada hasil foto sebagai efek samping dari pemakaian ISO tinggi bisa merupakan gabungan dari dua macam noise yang berbeda yaitu luminance noise dan chrominance noise. Untuk luminance noise bisa kita asumsikan seperti film grain pada era fotografi film, yaitu adanya titik-titik pada foto yang muncul saat memakai ISO tinggi. Grain ini tergolong tidak terlalu mengganggu karena hanya tampak sangat nyata di area gelap (shadow), bahkan grain bila dipandang positif bisa memberi kesan detail pada sebuah foto. Kalaupun luminance noise ingin dikurangi, dengan cara noise reduction sederhana bisa diatur supaya grain ini jadi lebih soft. Sedangkan chrominance noise muncul sebagai titik-titik warna yang tersebar secara acak pada bidang foto yang umumnya berwarna magenta atau hijau. Chrominance noise ini dapat merusak hasil foto secara umum dan sulit dihilangkan meskipun dengan cara noise reduction.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar